Pemilukada tahun ini tampak sedikit berbeda bagi Syaikh Arif, biasanya pada pilkada2 sebelumnya ia hanya sebagai pemilih saja tanpa ikut terjun sebagai tim sukses / relawan, menurutnya pilihan pada pasangan No 2 (HASANAH) merupakan hasil istikhoroh dan musyawaroh dengan ulama-ulama tharekat yang ia gurui.
Dalam sela-sela kesibukannya ia menyampaikan "Saya telah berkonsultasi dengan beberapa kyai /ulama tharekat yang mana beliau - beliau sangat terjaga mata hatinya".
Dalam kesempatan lain ia juga menyampaikan " Saya dan abah Anton sama-sama pernah belajar ke Ponpes Bendakerep Cirebon, walaupun mungkin ilmu yang kami peroleh itu berbeda, karena tergantung pada guru kami KH. Hasan bin Soleh".
Dalam sela-sela kesibukannya ia menyampaikan "Saya telah berkonsultasi dengan beberapa kyai /ulama tharekat yang mana beliau - beliau sangat terjaga mata hatinya".
Dalam kesempatan lain ia juga menyampaikan " Saya dan abah Anton sama-sama pernah belajar ke Ponpes Bendakerep Cirebon, walaupun mungkin ilmu yang kami peroleh itu berbeda, karena tergantung pada guru kami KH. Hasan bin Soleh".

Comments
Post a Comment